Sekarang gue mau sedikit curhat tentang sebuah penyakit yang kecil sih tapi sampe sekarang obat yang patennya masih langka. sehingga, masih banyak orang yang masuk UGD atau ICU gara-gara penyakit ini hahah XDnama penyakitnya itu MOVE ON! yap! pasti udah pada kenal kan sama Move On? kalo ga kenal berarti ga normal :p
Move On... Move On... Move On....
dalam kenyataannya, Move On adalah sebuah 'Penyakit' yang sangat-sangat mudah untuk di ucapkan namun sangat sulit untuk dilakukan. Kenapa? itu karena orang tersebut masih terikat bayang-bayang masa lalunya dan sulit untuk amnesia sejenak.
Betapa sulit melupakan seseorang yang pernah mengisi hati. Siapapun mungkin pernah mengalaminya, karena perasaan seperti ini banyak yang merasakan. termasuk gue hihihi
Bukan hal yang mudah ketika kita membicarakannya agar bisa mengolah rasa itu menjadi rasa yang tidak menimbulkan kegetiran dalam menjalankan hidup.
Rasa cinta memang fitrah, tapi keadaan lah yang merubah fitrah itu menjadi sebuah fitnah.Keinginan untuk mencintai dan dicintai menjadi tombak seseorang untuk merasakan cinta yang belum halal.
Melupakan orang yang pernah di cintai memang bukan perkara mudah, bukan hanya orang yang melaksanakan 'pacaran' saja yang pernah merasakan hal ini. tapi bagi orang yang tak pernah merasakan pacaran bahkan tak pernah mengungkapkan isi hatinya pun merasakan hal ini. Ini lah bukti bahwa cinta yang fitrah bisa menjadi fitnah yang nyata bila tak diolah dengan bijak
Sadarilah bahwa kalian sedang melangkah untuk menjadi lebih baik. Sudah seharusnya ketika si dia tak bisa dimiliki, dia sudah menjadi bagian masa lalu. Toh kalo cinta kan tidak harus memiliki.
Dan kalau memang sulit melupakannya, tak perlulah tiba-tiba harus dilupakan. Tapi biarlah si dia menjadi pengingat mu bahwa masih ada cinta sejati yang menunggumu di depan, karena kalian bukan menanti masa lalu.
awalnya gue juga susah, susah banget malah buat move on. saking susahnya masa gue harus meng-galau dan bertapa di atas genteng tiap hari. -_-
tapi, berkat gue baca sebuah kalimat yang wow cukup bisa bikin gue agak tenang dan berpikir jernih sesaat. gue jadi 'agak' sembuh dari masa-masa galau. ini nih kalimatnya....
"Aku tidak memiliki ikatan apapun dengan dirinya. Aku tidak berhak cemburu. Aku masih dan akan terus menyayanginya dari jauh.Berdoa untuk kebaikannya dan memperbaiki diriku. InsyaAllah, jika memang kita berjodoh. Aku yakin kita bisa bersatu. Bukan dalam judul Berpacaran."
Si dia dengan kehidupannya dan kamu dengan kehidupanmu, ini lah yang harus ditekankan dalam perjalanan hidup. Toh ketika kita berusaha keras melupakan si dia, dia justru sedang asik melenggang tanpa memikirkanmu. atau yang lebih ngenesnya lagi, dia justru malah sedang menggalaukan orang lain. Lantas siapa yang merugi kalau seperti ini? Rasa sakit karena ternyata dia ga memilihmu untuk menjadi pemberhentian terakhir, bukan berarti menjadikanmu lupa bahwa Tuhan selalu ada disampingmu. o:')
Apalagi bagi yang ingin melupakan si dia karena pernah melegalkan aktivitas pacaran. Justru Tuhan sangat sayang padamu, Dia bebaskan kamu dari aktivitas maksiat. Harusnya kita bangga dan senang Tuhan masih perhatian. Kita di tuntun untuk menjadi orang yang lebih baik lagi, dengan cinta yang diberikanNya. Dari sinilah kita harus bersadar diri bahwa melupakan seseorang yang tak pernah halal bagi kita adalah sebuah kebangkitan. Bangkit dari keterpurukan maksiat yang pernah dilakukan dan bangkit untuk memperjuangkannya.
Anggaplah cinta pada seseorang yang masih tersimpan sampai saat ini adalah bagian dari pengingatmu akan masa lalu, agar kita tak pernah mengulanginya lagi.
Sedangkan yang tak pernah pacaran. tapi pernah merasakan jatuh cinta yang sangat teramat pada si dia. namun dia tak menambatkan hatinya padamu, dan memilih menambatkan hatinya pada orang lain. atau mugkin merasakan sakit yang lebih dahsyat, karena tak pernah mengungkapkan rasa cinta. hahahah jadi galau gue -,-
Sebenernya Move On bagi gue itu tidaklah sulit *preet* namun yang membuat sulit move on itu adalah dimana masih ada perasaan ke-kepo-an tentang dia. perasaan sok sok melow kalo denger lagu melow dikit. huh..
sebenernya kalo aja ga kepo-kepo tentang dia lagi, mungkin sertifikat move on gue udah ada ditangan sekarang u,u haha
jadi, intinya ya gitu, jangan terlalu berlarut-larut dalam masa lalu. karena masa lalu bukanlah segalanya. yang lalu biarlah berlalu. ingat bahwa kita hidup untuk masa depan. bukan untuk masa lalu! yeaay! :"D
woaahh sudah sudah!Byee :3
No comments:
Post a Comment