Jumat, 28 November 2014 pukul 20.30 WIB. Aku berangkat menuju provinsi
tetangga, Jawa Timur. Tepatnya di kota malang aku akan bersinggah, acara study
banding penelitian telah membawaku ke kota ini. Kota yang dulu sempat menjadi
rencana. Namun saat itu Tuhan tak mengijinkan aku untuk turut menimba ilmu di
kota ini. Ah, kenangan itu muncul kembali dibenakku. Haruskah aku harus bahagia
atau malah bersedih di kota ini. Hari pertama tiba, aku disambut dengan udara
khas kota Batu, Malang. 20 derajad celcius menemaniku di dini hari ini.
Dinginnya angin dan kemerlip lampu-lampu menambah kepuasan pada diri sendiri. Pertarungan
gigi atas dan gigi bawahku bukan kendala, semua tak mengurangi kebahagiaan ini.